Model Pembelajaran Levelling Untuk kelas Gitar

July 30, 2010 at 3:33 am Leave a comment

pendahuluan

latar belakang

terinspirasi dari hobi saya bermain game online, di mana yang saya mainkan adalah game yang bertipe MMORPG (Massively multiplayer online role-playing game) adalah permainan role-playing game (RPG) yang melibatkan ribuan pemain untuk bermain bersama dalam dunia maya yang terus berkembang pada saat yang sama melalui media internet atau jaringan.

game yang sering saya mainkan adalah perfect world Indonesia kemudian Cabal online. kedua game tersebut bertipe sama yakni MMORPG. perbedaan kedua game tersebut adalah keduanya mempunya alur cerita yang berbeda, namun berprinsip sama yakni leveling. pada awal permainan, user (pengguna computer / pelaku komputer) membuat sebuah character dan setelah selesai mereka akan masuk dalam dunia yang baru, pekerjaan baru dan level yang baru.

level yang dimaksud di sini adalah tingkatan (grade). contohnya level 1 , level 2, level 3 dst. kemudian tingkatan atau hierarkinya adalah level 2 lebih tinggi dari level 1 , level 3 lebih tinggi dari level 2 dst. (hierarki adalah organisasi yang terstruktur secara hierarkis, tersusun atas serangkaian tingkat, golongan, atau jabatan yang meningkatkan kekuasaan, gengsi).

level 1, mempunyai tingkat kesuliatan yang lebih mudah dibandingkan level 2, level 3 mempunyai tingkat kesulitan lebih dibandingkan level 2. ini lah gambaran mengenai level.

sedangkan kata leveling berkata dasar level ditambah akhiran ing ( dalam bahasa inggris) berarti melakukan (verba). jadi apabila diartikan, levling mempunyai makna melakukan level, yakni kegiatan atau proses dari mulai level 1 ke level 2, dari level 2 ke level 3 dst.

banyak yang menggunakan metode ini dalam pembelajaran terperinci, namun hanya saja menggunakan istilah yang berbeda. contohnya metode pembelajaran biola metode suzuki, atau yamaha.

perbedaan metode yang saya gunakan dengan metode yamaha atau suzuki adalah dalam setiap 10 level terdapat task (tugas) yang harus diselesaikan secara bersama sama, untuk mencapai level selanjutnya. apabila tidak diselesaikan secara bersma (kelompok) maka tidak boleh melanjutkan ke level selanjutnya. dengan demikian peserta didik akan memotifasi anggota dalam kelompoknya untuk cepat leveling dan menyelesaikan tugas.

dengan demikian kompetensi dasar akan segera tercapai.

Entry filed under: Thesisku ^_^. Tags: .

15 komponis terbaik dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


postingan

administrator

kalender

July 2010
M T W T F S S
    Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d bloggers like this: